Game · · 3 min read

Roblox Batasi Fitur Chat untuk Lindungi Anak, Perkenalkan Verifikasi Usia Berbasis Wajah

Roblox Batasi Fitur Chat untuk Lindungi Anak, Perkenalkan Verifikasi Usia Berbasis Wajah

Roblox mengambil langkah besar untuk meningkatkan keamanan komunikasi di platformnya dengan membatasi akses chat bagi pengguna muda melalui sistem verifikasi usia baru. Kebijakan ini dirancang untuk melindungi anak-anak dari interaksi yang tidak pantas dengan orang dewasa dan menjaga keamanan saat bermain di dunia virtual Roblox.

 

Verifikasi Usia Lewat Wajah

Platform ini akan mewajibkan verifikasi usia bagi pengguna yang ingin mengakses fitur chat. Metode verifikasi melibatkan face estimation (melalui selfie/video), dan sebagai alternatif bisa menggunakan ID resmi. Setelah proses ini selesai, pengguna akan ditempatkan dalam satu dari beberapa kelompok umur: di bawah 9, 9–12, 13–15, 16–17, 18–20, hingga 21+. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Roblox untuk menciptakan ruang obrolan yang lebih “age-appropriate” (sesuai umur).

 

Chat Berbasis Usia

Dengan pembagian usia, Roblox memperkenalkan age-based chat. Artinya, pengguna hanya bisa berkomunikasi dengan orang dalam kelompok umur yang sama atau usia yang “mirip”. Misalnya, anak berusia 12 tahun kemungkinan hanya bisa mengobrol dengan pengguna hingga usia 15 tahun, tetapi tidak dengan orang dewasa 16 tahun ke atas, kecuali ada “Trusted Connection” (hubungan tepercaya).

 

Proteksi untuk Pengguna Muda

  • Untuk anak di bawah 9 tahun, chat akan dinonaktifkan secara default dalam pengalaman game (“experience”), kecuali orang tua memberikan persetujuan setelah verifikasi usia.
  • Untuk chat di luar game (“platform chat”), pengguna di bawah 13 tahun akan dibatasi akses chat jika belum diverifikasi.
  • Roblox juga menerapkan filter teks khusus tergantung usia pengguna, dan semua chat akan dimoderasi menggunakan AI agar tetap aman. 

 

Privasi & Keamanan

Roblox mengklaim bahwa proses verifikasi umur sangat memperhatikan privasi: gambar selfie atau video akan diolah menggunakan teknologi dari Persona, lalu dihapus segera setelah verifikasi selesai.
Selain itu, para orang tua dapat menggunakan Parental Controls untuk mengatur dengan siapa anak mereka bisa berkomunikasi, melihat daftar teman, dan memblokir pengalaman tertentu di dalam Roblox.

 

Alasan di Balik Perubahan

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Roblox untuk menetapkan standar industri baru dalam keamanan komunikasi — terutama untuk melindungi anak-anak dari potensi bahaya online.
Roblox sendiri menyebut bahwa pembatasan chat antara anak dan dewasa adalah bagian dari tanggung jawab mereka sebagai platform sosial dan bermain yang diakses jutaan pengguna dari berbagai usia.

Comments (0)

Please log in to leave a comment.

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

F

Written by Fadila Fitra Kusuma Jaya

Have a nice day!

Follow Author