Teknologi · · 3 min read

ChatGPT Luncurkan Fitur Group Chat, Bukukan Era Baru Kolaborasi dengan AI

ChatGPT Luncurkan Fitur Group Chat, Bukukan Era Baru Kolaborasi dengan AI

OpenAI menghadirkan fitur Group Chat dalam ChatGPT, yang mengubah cara kita berinteraksi dengan AI menjadi lebih kolaboratif. Kini, teman, keluarga, atau rekan kerja bisa bercakap bersama dalam satu ruang chat yang juga diisi ChatGPT untuk membantu diskusi, merencanakan, atau membuat keputusan bersama.

 

Fitur ini sudah diluncurkan untuk semua pengguna ChatGPT — mulai dari versi Gratis, Go, Plus, hingga Pro. Dengan dukungan hingga 20 peserta dalam satu obrolan, kumpulan orang bisa bekerja sama sekaligus mendapat bantuan AI dalam satu thread.

 

Untuk memulai, pengguna hanya perlu mengetuk ikon bergambar “orang” di sudut chat, kemudian mengundang peserta lewat tautan. Menariknya, jika kamu mengambil obrolan pribadi yang sudah berjalan dan menambah orang, ChatGPT akan membuat salinan obrolan lama ke dalam grup baru — agar obrolan lama tidak tercampur dan tetap terjaga.

 

Group Chat ChatGPT

 

Di dalam grup, ChatGPT didesain lebih cerdas dan “sopan”: AI akan memilih kapan cocok untuk ikut merespons dan kapan sebaiknya diam, berdasarkan alur obrolan. Bila kamu ingin memastikan ChatGPT ikut menjawab pesan tertentu, cukup tag “ChatGPT” dalam pesan. Selain itu, ChatGPT bisa merespons dengan emoji dan memperhatikan foto profil anggota — sehingga interaksi terasa lebih personal dan menyenangkan.

 

OpenAI juga memberi kontrol penuh kepada peserta. Kamu bisa memberi nama grup, mengundang atau mengeluarkan orang, serta mematikan notifikasi sesuai kebutuhan. Untuk mengatur bagaimana ChatGPT berperilaku di grup tertentu, kamu bisa memberikan instruksi khusus (custom instructions) agar gaya dan tonenya sesuai dengan suasana grup (misalnya formal untuk kerja atau santai untuk diskusi hobi).

 

Privasi jadi perhatian utama. Group chat benar-benar terpisah dari memori pribadi ChatGPT pengguna. Artinya, ChatGPT tidak menyimpan percakapan grup sebagai “ingatan” pribadi, jadi setiap obrolan tetap terjaga kerahasiaannya. Bahkan, bila ada anggota di bawah umur, sistem akan otomatis menerapkan filter konten sensitif agar lebih aman.

 

Menurut OpenAI, fitur group chat ini merupakan langkah awal menjadikan ChatGPT bukan sekadar asisten satu-ke-satu, tetapi sebagai ruang kolaboratif. Tempat di mana orang bisa merancang rencana bersama, berkreativitas, dan mengambil keputusan—dengan bantuan AI yang peka konteks dan dapat beradaptasi dengan gaya grup.

Comments (0)

Please log in to leave a comment.

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

F

Written by Fadila Fitra Kusuma Jaya

Have a nice day!

Follow Author